paper yang ditulis 8 tahun yang lalu untuk kelas Bacaan Filsafat.
Hubungan Majikan dan Buruh di Indonesia pada era Modal Global Sumbangan Pemikiran Zygmunt Bauman
Pendahuluan
Majikan dan buruh[1 adalah dua pihak yang saling membutuhkan dan saling tergantung satu dengan yang lain. Majikan membutuhkan buruh untuk mengerjakan produksi dan menghasilkan barang/produk untuk kepentingan usaha/pabriknya. Sementara buruh membutuhkan majikannya untuk mendapatkan upah atas tenaga yang diberikannya kepada kepentingan produksi barang sang majikan.[2 Jadi kedua pihak tersebut, baik buruh maupun majikan sebenarnya saling membutuhkan.
Namun, yang lebih sering terjadi pada hubungan antar kedua belah pihak tersebut adalah sang buruh seringkali berada pada posisi yang lebih lemah daripada sang majikan. Buruh dianggap bukanlah mitra yang sejajar bagi majikan. Buruh hanyalah sebuah obyek bagi majikan untuk melaksanakan kepentingan mereka. Buruh sering diperas majikan dengan upah yang relatif kecil karena – untuk konteks Indonesia – banyaknya tenaga kerja yang tersedia tidak sebanding dengan jumlah lapangan kerja yang tersedia. Secara sosiologis buruh itu tidak bebas sebagai orang yang tidak mempunyai bekal hidup yang lain kecuali tenaganya dan kadang-kadang terpaksa untuk menerima hubungan kerja dengan majikan meskipun memberatkan bagi buruh itu sendiri.
Bagi majikan sendiri, tuntutan-tuntutan yang dianggap mereka berlebihan dari para buruh dapat membuat mereka dengan cepat mengganti buruh tadi dengan orang lain karena banyaknya tenaga kerja seperti yang telah disebutkan di atas. Buruh yang banyak menuntut haknya justru dianggap sebagai sebuah beban yang harus disingkirkan. Majikan memandang kalau para buruh dengan serikat buruhnya terlalu banyak menuntut, padahal tuntutan mereka tidak sebanding dengan apa yang mereka berikan (kemampuan/skill) kepada majikannya.
Di Indonesia sekarang, modal internasional berarti pinjaman bank, konsesi minyak dan pertambangan, dan penanaman modal industri dalam pabrik tekstil, pakaian, dan perusahaan-perusahaan yang membuat sepatu-sepatu sport.Akhirnya, modal/kapital (capital) adalah sebuah hubungan antara mereka yang mengontrol alat-alat produksi dan mereka yang bekerja kepada mereka yang mengontrol tadi. Kapital adalah kekuatan untuk mendikte buruh dan menarik keuntungan yang sebesar-besarnya dari mereka.[3
Pada zaman sekarang ini, di tengah-tengah arus globalisasi, modernisasi di segala bidang, hubungan kedua belah pihak tersebut, majikan dan buruh, justru terlihat semakin tidak baik. Modernisasi yang tercipta dari ide-ide manusia untuk mengatur kehidupan agar lebih damai dan lebih mudah justru memiliki dampak yang buruk bagi hubungan buruh dan majikan melalui modal globalnya. Tidak jarang konflik yang terjadi antara buruh dan majikan (aksi demonstrasi menuntut kenaikan gaji, atau menuntut fasilitas-fasilitas bagi para buruh) berakhir dengan kekerasan. Entah itu majikan yang memakai ‘jasa’ oknum militer, atau preman untuk membubarkan aksi demonstrasi para buruh (dan sekaligus memecat para tokoh buruhnya), atau para buruh yang memblokir perusahaan sehingga perusahaan tidak dapat diproduksi, atau bahkan sampai ke tingkat perusakan pabrik itu sendiri. Modernitas dan globalisasi turut menambah rumit masalah ini. Penulis akan mencoba menguraikan bagaimana hal ini bisa terjadi, jika ditinjau dari pemikiran Bauman. Bagaimana modernitas membawa konflik antara buruh dan majikan ini semakin tajam. Selamat membaca.
Hubungan Subyek-Obyek
Hubungan antara majikan dan buruh bisa dijelaskan melalui persoalan subyek-obyek yang pada akhirnya akan mengidentifikasikan obyek tersebut melalui bahasa dan definisi subyek. Di tengah-tengah zaman modern ini, kemungkinan para buruh untuk bertemu muka langsung dengan majikannya. Sistem absensi dengan menggunakan kartu yang tinggal dimasukkan ke dalam daftar hadir memang lebih efisien dalam perusahaan-perusahaan besar. Sistem kerja yang mengurangi sisi kemanusiaan seorang manusia ini justru dipakai karena sistem tersebut dianggap memudahkan dan membuat produksi lebih efisien.
Para buruh tidak lagi dikenal karena dia bernama Suti, atau Andi, atau Rudi, dan siapa mereka sebenarnya, apakah latar belakang mereka, dan lain sebagainya, melainkan Suti, Andi dan Rudi lebih dikenal sebagai buruh dengan nomor induk pegawai xxxxxxxxx di divisi pengepakan barang, atau divisi distribusi. Majikan mereka akan lebih mengenal mereka berdasarkan catatan pekerjaan mereka, atau berdasarkan daftar kehadiran mereka, dan bagaimana kualitas pekerjaan mereka. Andi adalah seorang buruh yang rajin masuk kerja, tidak pernah absen, sedangkan Suti sering tidak masuk. Identifikasi buruh bagi majikan hanyalah sebatas efisiensi kerja dan fungsi sang buruh. Identifikasi yang diberikan oleh majikan berdasarkan bahasa sang majikan.
Demikian juga bagi para buruh, majikan mereka tidak lebih dari sekedar orang yang memperkerjakan mereka dan membayar upah mereka. Mereka tidak akan mengenal majikan mereka, katakanlah Toni, sebagai seorang bapak dari dua anak, sebagai seorang yang cinta keluarga dan taat beragama, melainkan Toni sebagai seorang majikan yang selalu terlambat membayar Tunjangan Hari Raya (THR)[4 para buruh. Toni yang kurang memperhatikan nasib pegawainya. Toni yang tidak pernah kelihatan wajahnya, karena selalu diwakili oleh wakilnya. Identitas Toni direduksi menjadi hanya Toni yang berhubungan dengan buruhnya, bukan Toni yang sesungguhnya. Identifikasi buruh terhadap majikannya diberikan berdasarkan bahasa buruh tersebut.
Dalam konflik, misalnya sebuah demonstrasi buruh menuntut kenaikan gaji, identifikasi ini menjadi semakin tajam. Majikan akan melihat buruhnya sebagai: orang yang kurang berpendidikan, kurang ber-skill, terlalu banyak menuntut, ekonomi lemah, kasar, tidak tahu diuntung karena sudah dipekerjakan, dan akhirnya majikan
akan melihat buruh sebagai ancaman. Langkah majikan selanjutnya bisa terjadi dua kemungkinan, majikan bernegosiasi dengan buruh, atau majikan menolak semua tuntutan buruh dan memecat mereka (karena majikan selalu menyadari bahwa masih banyak orang lain yang mau dipekerjakan karena banyaknya tenaga kerja yang menganggur tersebut). Sementara buruh akan melihat pengusaha sebagai: orang yang tidak menghargai buruhnya, mau mengeruk keuntungan sebesar-besarnya, ekonomi kuat, banyak modal, tidak manusiawi, dan akhirnya akan melihat majikannya sebagai orang yang harus dituntut. Langkah buruh selanjutnya adalah apabila diterima bernegosiasi maka mereka akan bernegosiasi, namun apabila permintaan mereka ditolak, kekerasan sangat mungkin terjadi.
Heterofobia
Ketika para buruh menyadari akan pentingnya sebuah kesatuan di antara mereka, mereka membentuk sebuah serikat buruh. Serikat buruh ini akan dipandang sebagai sesuatu yang lain, sesuatu yang asing. Majikan tidak mengenal ‘binatang’ macam apa serikat buruh ini. Meskipun majikan tidak sepenuhnya memahami apa itu serikat buruh dan karenanya dia tidak bisa berkomunikasi dengannya, maka serikat buruh tidak bisa diharapkan bertindak seperti apa yang ada di dalam pikiran sang pengusaha. Karena itu majikan akan menjadi takut dan resah dengan kehadiran serikat buruh di perusahaannya. Majikan menjadi merasa tidak aman karena dia merasa bahwa dia tidak memiliki kontrol atas serikat buruh itu. Bahasa yang digunakan oleh majikan dan serikat buruh tidak sama dengan bahasa yang digunakan oleh serikat buruh. Ini adalah heterofobia.
Heterofobia berarti ketakutan akan yang lain atau yang berbeda. Menurut Bauman ini semua biasa. Karenanya pengawasan menjadi lebih kuat di zaman modern. Dengan ilmu pengetahuan modern, majikan ingin menjadikan sesuatu yang belum biasa menjadi biasa. Dia harus mengawasi serikat buruh itu. Dia harus mengawasi para buruhnya.
Teori Berkebun
Bauman menggunakan istilah Gardening[5 untuk mengilustrasikan modernitas. Baginya berkebun itu adalah sebuah aktivitas yang hampir sama dengan engineering (keahlian tekhnik). Seorang tukang kebun melaksanakan rencananya pada kebunnya menurut pemikiran dia. Kebun itu merupakan sebuah realisasi ide tukang kebun itu. Tetapi untuk mencapai tujuan itu tukang kebun harus menyingkirkan banyak benda yang tidak sesuai dengan pemikirannnya, mulai pohon, rumput, bunga, dan lain-lain. Itu semua terjadi karena sang tukang kebun menghendaki adanya suatu ketertiban di dalam kebunnya. Modernitas adalah seperti seorang tukang kebun yang hendak melaksanakan ide-idenya kepada kebunnya.
Kita juga bisa memakai penjelasan Bauman ini untuk menjelaskan hubungan buruh dan majikan. Majikan itu adalah tukang kebun. Dia pastilah memiliki gagasan-gagasan untuk membuat perusahaannya beruntung. Dalam mewujudkan gagasannya itu dia bisa saja menghilangkan bagian-bagian yang dia tidak suka dan menggantinya dengan sesuatu yang lain. Dia bisa saja memecat buruh-buruh yang dia tidak suka, dalam hal ini buruh-buruh yang sering melakukan aksi menuntut kenaikan upah dan lain sebagainya, karena dia adalah sang tukang kebun. Bunga-bunga liar yang melukai tangannya akan dipotongnya sampai habis, dan diganti dengan bunga-bunga lain yang lebih ramah kepada tukang kebun tadi.
Modal Global
Modal global adalah sesuatu yang tidak dapat dihindari di zaman modern ini. Perusahaan-perusahaan multi-nasional[6 dengan bergegas akan mencari negara-negara tujuan pemasaran dan produksinya. Tujuan mereka adalah negara dengan sebuah biaya produksi yang murah, mudah mendapatkan bahan baku produksi, namun bisa mengambil keuntungan yang sebesar-besarnya.
Indonesia adalah salah satu negara tujuan dari perusahaan-perusahaan multi-nasional ini. Selain kemudahan dalam bahan baku karena kayanya alam Indonesia, murahnya upah para buruh juga merupakan salah satu daya tarik bagi perusahaan-perusahaan asing untuk menanamkan modal mereka. Modal asing, kebanyakan dari Jepang, dan juga Taiwan, Hong Kong, dan Singapura., dan beberapa dari negara-negara di Eropa, dan juga tidak lupa Amerika Serikat, tiba dalam bentuk investasi langsung dalam pabrik-pabrik yang memproduksi mobil, alat-alat elektronik, tekstil, garmen, dan industri sepatu. Perusahaan ini didirikan bukan hanya untuk kebutuhan dalam negeri, tetapi juga untuk kebutuhan pasar Asia Tenggara, Jepang, dan juga Amerika Serikat. Pabrik-pabrik di Indonesia memproduksi sepatu untuk Nike, Reebok, pakaian untuk Gap dan Banana Republic, bahkan industri tekstil yang digunakan oleh Calvin Klein.[7 Pemerintahan Suharto yang terdahulu menarik perhatian para penanam modal asing karena kediktatorannya dan lingkungan yang bebas serikat buruh, yang berarti upah yang rendah dan keuntungan besar buat perusahaan-perusahaan asing ini.[8
Perusahaan-perusahaan ini juga biasanya lebih menyukai adanya sebuah manajemen lokal yang dipimpin oleh orang-orang lokal juga. Mereka memberikan otonomi khusus kepada perusahaan mereka untuk diatur oleh manajemen lokal. Namun meskipun demikian, kekuasaan tertinggi tetap ada di tangan pemilik saham perusahaan induk.
Modernitas dan globalisasi memungkinkan terjadinya masuknya perusahaan-perusahaan multi-nasional ke negara-negara yang menurut mereka akan menguntungkannya. Administrasi dan birokrasi, dua hal yang muncul akibat modernitas, turut mempermudah masuknya perusahaan-perusahaan asing ini. Ketika administrasi sudah baik, perusahaan-perusahaan multi-nasional ini akan selalu dapat memonitor perkembangan dunia, dan memilih negara mana yang paling menguntungkan untuk dimasuki, berdasarkan data-data yang mereka peroleh akibat baiknya administrasi dunia. Birokrasi tergantung kepada situasi politik negeri tujuan perusahaan ini. Karena itu, birokrasi juga menjadi salah satu faktor masuknya modal asing ke Indonesia. Penguasa dapat dengan mudah mengeluarkan ijin bagi perusahaan-perusahaan ini masuk, asalkan ada komisi yang memadai bagi sejumlah orang tertentu yang duduk di kursi kekuasaan.
Hubungan dengan PemerintahHubungan perusahaan-perusahaan multi-nasional yang masuk ke Indonesia dengan pemerintah Indonesia sebenarnya tidak menguntungkan bagi negara Indonesia. Modal-modal asing yang masuk ke Indonesia hanya dinikmati oleh sejumlah orang saja, dan bukan negara. Sejumlah orang yang duduk di kursi kekuasaan akan mengambil kesempatan ini (masuknya modal asing) sebagai kesempatan untuk memperkaya diri sendiri. Dengan memperlancar birokrasi bagi izin perusahaan-perusahaan yang akan masuk itu, mereka akan mendapatkan ‘bagian komisi’ mereka dari kontrak yang ditandatangani, atau bonus-bonus yang diberikan oleh perusahaan-perusahaan tersebut agar ijin perusahaan mereka cepat keluar.
Ketika krisis ekonomi menghantam Asia pada tahun 1997, Indonesia adalah salah satu negara yang paling parah terkena dampaknya. Hingga paper ini ditulis, Indonesia belum mampu menunjukkan titik terang di mana mereka akan sanggup melewati krisis ini dan memperbaiki kondisi ekonomi mereka. Krisis ekonomi yang berkepanjangan membuat Indonesia mau tidak mau menambah hutang negara melalui pinjaman dari Bank Dunia dan IMF.
Yang membuat hal ini menjadi semakin menarik adalah ketika kita menelusuri lebih lanjut lagi siapa orang-orang yang duduk di IMF. Siapa saja orang yang membuat kebijakan di Bank Dunia. Orang-orang dari negara manakah mereka. Para petinggi-petinggi IMF dan Bank Dunia kebanyakan berasal dari negara-negara di mana perusahaan-perusahaan multinasional tadi bermarkas, Amerika Serikat, Jepang, beberapa negara di Eropa Barat, dan lain sebagainya. Kebijakan yang mereka buat pastilah tidak akan merugikan negaranya dalam hal pemasukan devisa melalui perusahaan-perusahaan mereka yang tersebar di seluruh dunia ini, terutama dalam kasus ini di Indonesia.
Dari keuntungan yang mereka dapatkan (perusahaan-perusahaan multinasional) dari Indonesia, mereka akan memberikan pinjaman kepada Indonesia kembali melalui IMF dan Bank Dunia. Dengan pinjaman tersebut mereka akan dengan mudahnya menekan pemerintah Indonesia untuk membuat peraturan-peraturan pemerintah yang sifatnya menguntungkan mereka. Ironis memang, uang rakyat Indonesia justru dipakai untuk menekan bangsa Indonesia melalui hutang luar negerinya. Akibatnya pemerintah menjadi tidak independen. Pemerintah mau tidak mau harus menyetujui Letter of Intent yang disodorkan oleh IMF demi memperoleh modal untuk memperbaiki ekonomi negara yang sudah morat-marit. Hubungan antara majikan (pemilik perusahaan) dan buruh sudah semakin rumit.
Perubahan Identitas
Masuknya perusahaan-perusahaan ini, dengan pemiliknya yang adalah orang asing, semakin mengaburkan identitas majikan dan buruh. Identitas buruh di sini menjadi bertambah. Bagi majikan mereka, para buruh tidak lain dari orang-orang yang ada di negara dunia ketiga yang bodoh, kurang berpendidikan, dan sudah puas menerima upah yang rendah, bahkan kalau mereka membangkang sedikit, penggantinya sudah banyak yang mengantri.
Perubahan identifikasi yang semakin ruwet ini juga diikuti dengan adanya suatu manajemen lokal yang ikut menambah rumit suasana. Perusahaan-perusahaan multinasional yang ada biasanya selalu diatur oleh sebuah manajemen lokal. Kebijaksanaan manajemen lokal juga biasanya tidak menguntungkan para buruh. Para pelaku manajemen ini biasanya juga ingin turut mengambil kesempatan dalam eksploitasi besar-besaran ini untuk memperkaya dirinya sendiri.
Sementara itu bagi para buruh, majikan mereka juga bukan sekedar orang yang membayar upah mereka, melainkan juga orang yang berasal dari negara maju yang hanya ingin mengeksploitasi kekayaan alam dan tenaga buruh yang ada di Indonesia. Identifikasi buruh terhadap majikan adalah orang yang kaya, penguasa modal, berasal dari dunia barat, hanya ingin mengambil keuntungan, dan sangat kuat dalam hal ekonomi. Mereka juga melihat identitas majikan mereka sebagai orang yang dilindungi oelh kebijakan-kebijakan sepihak dari pemerintah yang sudah tertekan oleh IMF tadi. Identifikasi mereka terhadap majikannya bisa menjadi semakin rancu dengan adanya manajemen lokal tersebut. Mereka belum tentu bisa membedakan kebijakan mana yang sebenarnya diambil oleh pemilik modal asing (perusahaan pusat) atau kebijakan yang diambil oleh manajemen lokal.
Kekerasan yang TerjadiKetika buruh merasa kepentingan mereka semakin terancam oleh kebijaksanaan-kebijaksanaan perusahaan, maka jalan terakhir yang bisa mereka tempuh setelah jalan negosiasi gagal adalah berdemonstrasi. Serikat buruh akan selalu mencari jalan negosiasi terlebih dahulu dengan perusahaan, namun apabila gagal, jalan demonstrasi adalah satu-satunya jalan terakhir yang mereka miliki. Dengan perut yang lapar karena rendahnya upah yang diterima, dan ketidakpastian akan nasib mereka, mereka berusaha menuntut haknya. Di sini kekerasan sangat mungkin terjadi. Apabila orang lapar dan marah menuntut haknya, dan tidak dipenuhi, kekerasan menjadi sebuah hal yang sangat mungkin terjadi.
Majikan mereka yang kemudian menjadi takut akan kemungkinan ini akan mengambil langkah pencegahan agar hal ini tidak terjadi. Keyakinan bahwa setiap langkah mereka akan didukung oleh pemerintah, yang sebelumnya sudah ditekan oleh kebijakan-kebijakan yang ditentukan oleh negara yang memberi pinjaman modal kepada Indonesia, membuat mereka cenderung menolak langkah bernegosiasi. Langkah kekerasan juga menjadi sebuah pilihan yang sangat terbuka yang kemungkinan besar akan diambil oleh sang majikan. Karena identifikasi mereka terhadap buruh yang mengatakan bahwa buruh adalah kaum yang tidak berpendidikan, maka satu-satunya jalan yang akan dimengerti dan ditakuti oleh para buruh adalah jalan kekerasan. Perusahaan seringkali menyewa oknum polisi, militer, preman, atau organisasi kemasyarakatan setempat untuk menjadi lawan buruh ketika mereka berdemonstrasi. Selain unsur otoritas, di mana mereka harus mematuhi atasan mereka yang memerintahkan mereka untuk menghalau para buruh yang sedang berdemonstrasi, oknum polisi, militer atau preman akan mendapatkan upah mereka dari hal ini. Kekerasan kemudian menjadi sebuah pilihan yang sangat mungkin terjadi.
Kesimpulan dan Saran
Bauman mengatakan bahwa modernitas tidak bertentangan dengan holocaust. Kekerasan bukanlah antitesis dari seni. Kekerasan adalah bagian dari modernitas. Ketika modernitas datang, seperti seorang tukang kebun, dia akan mencabut bagian-bagian yang tidak diperlukan olehnya. Proses pencabutan hal-hal yang tidak dibutuhkan ini disebabkan oleh adanya suatu proses identifikasi yang dilakukan, sehingga dia bisa menentukan yang mana yang harus dicabut dan yang mana yang harus dibentuk ulang.
Kekerasan menjadi hal yang sangat mungkin terjadi dalam konteks hubungan buruh dan majikan di Indonesia pada era modal global ini. Sama seperti pendapat Bauman, kekerasan bukanlah antitesis dari modernitas, melainkan sejalan dengan modernitas itu. Identifikasi yang sebenarnya merupakan sebuah proses dehumanisasi dari arti dan nilai manusia itu sendiri justru terjadi dalam hubungan majikan dan buruh. Bahkan dalam konteks Indonesia, kekerasan justru menjadi sangat mungkin (karena sebagian didorong oleh sikap manusia Indonesia yang katanya modern itu sendiri).
Yang bisa penulis sarankan untuk memecahkan kebuntuan ini adalah sebuah proses perubahan identifikasi. Identifikasi subyek terhadap obyek memang akan selalu subyektif. Perubahan identifikasi ini harus dilakukan oleh buruh dalam mengidentifikasi majikannya, dan terutama untuk para majikan dalam mengidentifikasi para buruhnya.
Apabila sebuah pengertian utama, seperti yang telah penulis paparkan di dalam bagian awal dari paper ini: “majikan dan buruh adalah dua pihak yang saling membutuhkan dan tergantung satu dengan yang lain” selalu diingat dalam proses identifikasi tersebut, maka sebuah kerjasama yang baik akan tercipta. Dalam mengidentifikasi buruh, majikan hendaknya memandang buruh sebagai ‘mitra yang sejajar’, dalam arti buruh bukan hanya orang upahan yang bisa diangkat dan diberhentikan setiap saat, melainkan buruh adalah ‘mitra yang sejajar’ bagi majikan dalam hal kemajuan produksi. Apabila majikan menganggap buruh sebagai mitranya, maka dia tentunya akan lebih menghormati dan menghargai hak-hak sang buruh. Apabila buruh merasa dirinya sebagai mitra dan dia ikut bertanggung jawab atas maju dan mundurnya perusahaan, maka dia akan selalu berusaha sebaik mungkin dalam memajukan perusahaan tempat dia bekerja. Sebuah sense of belonging akan tertanam dalam pikiran sang buruh dan ini akan meningkatkan semangat dan motivasi bekerja sang buruh tersebut. Apabila sudah demikian, jika perusahaan bertambah maju, maka sang majikan juga mendapatkan keuntungan, dan sang buruh juga ikut merasakan keuntungan tersebut. Hubungan kedua pihak akan saling menguntungkan.
Proses perubahan identifikasi ini sangatlah penting apabila majikan dan buruh dalam era modal global. Identifikasi buruh yang selama ini hanyalah sebagai alat bagi majikan harus diubah apabila majikan juga ingin menciptakan sebuah suasana kerja yang kondusif. Prinsip yang harus selalu diingat dan dipegang teguh dalam proses identifikasi ini adalah bahwa “majikan dan buruh adalah dua pihak yang saling membutuhkan dan saling tergantung satu dengan yang lain.” Semoga dengan proses perubahan identifikasi yang penulis sarankan ini, hubungan majikan dan buruh di Indonesia yang selama ini sering terlihat dalam konflik bisa pulih kembali, dan akhirnya mereka saling bantu dalam mengangkat Indonesia keluar dari lembah krisis multi-dimensi yang sedang menimpa negara Indonesia.
[1 Menurut UU No. 22/1957 pasal 1 ayat (1) dinyatakan: “Buruh adalah barangsiapa bekerja pada majikan dengan menerima upah.” Jadi tidak dibedakan antara buruh kasar seperti kuli bangunan, mandor, tukan, dan lain-lain, dengan buruh “white collar”, yaitu pegawai kantor, pegawai pemerintah, dan lain-lain. In English, buruh is labor, or moreless employee, and majikan is the employer.[2 Zainal Asikin, SH., SU. (Ed.), Dasar-dasar Hukum Perburuhan (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 1993), h. 1.
[3 Dan La Botz, Made in Indonesia (Cambridge, Massachusetts: South End Press, 2001), h. 56.
[4 THR is a bonus in the form of certain amount of money that was received by labor near holidays such as christmas, or lebaran.
[5 Zygmunt Bauman, Modernity and the Holocaust (New York: Cornell University Press, 2000), h. 65-66.
[6 Perusahaan multi-nasional adalah perusahaan yang memiliki beberapa tempat produksi di beberapa negara dan dikenal hampir di seluruh dunia, misalnya perusahaan Coca Cola, Nike, dan lain-lain.
[7 Botz, op.cit., h. 35.
[8 Ibid.

1. Drink – in order of use – milk, coffee, beer. (They do it the other way around in Germany)
9. Leave your work when it’s time to go home, even when you only need to press enter to get the job’s complete. Your work for the day is finished when the time is up.

Minggu Epiphani 6
Kalau sekarang saya bertanya, di manakah rumahmu? Apa/di mana tempat yang kamu anggap rumah? Kemana kamu pulang? Mungkin jawaban dari Grace dan Boro adalah di Gein, bukan di Bandung lagi. Ini adalah rumah kami. Karena ini adalah rumah kalian.
Lagu dan Bacaan Alkitab Ibadah Memasuki Rumah 



Mungkin kau tidak sadar kalau kau juga orang Batak. Coba lihat ciri-ciri di bawah ini:
jeymz’.
Korea yang sedang berusaha menyebarkan Hangeul sebagai bahasa internasional datang dengan menawarkan bantuan ekonomi bagi masyarakat Bau-Bau. Ini adalah bantuan yang baik untuk suku yang namanya mungkin belum pernah didengar sebagian besar pejabat pemerintahan Indonesia. Sisi positifnya mereka memperoleh bantuan secara finansial dan juga memperoleh keuntungan dengan kerjasama langsung dengan Korea. Mereka juga akan diajarkan untuk menulis bahasa asli mereka.
Namun menurut saya, kerjasama ini lebih banyak memiliki sisi negatif. Alasan untuk melestarikan bahasa asli Cia-Cia sendiri tidak begitu meyakinkan karena Indonesia menggunakan huruf latin untuk menulis bahasa resminya. Bahasa Cia-Cia sendiri sepertinya hampir serupa dengan bahasa suku lain yang memiliki rumpun yang sama (lihat contoh di gambar). Menggunakan alfabet yang sama sekali baru untuk menulis bahasa tradisional akan mempersulit masyarakat asli sulit menyesuaikan diri dengan sistem penulisan nasional di Indonesia. Para pelajar akan dibebani dengan pelajaran bahasa ekstra: Indonesia, Cia-cia dan penulisan dalam Hangeul, dan juga Inggris – sebagai standar kurikulum nasional. Penulisan dalam abjad Hangeul akan membuat bahasa Cia-Cia tidak bisa dipelajari suku lain, yang akhirnya mempersulit mereka untuk mempertahankan kebudayaan mereka di Indonesia.
Berdasarkan alasan di atas, saya tidak yakin penggunaan bahasa ini akan berhasil melestarikan sebuah bahasa suku asli di Indonesia. Saya rasa pemerintah Indonesia kecolongan dalam hal ini dan berharap semoga hal seperti ini tidak terjadi lagi di masa depan.




















Dear all,
Khotbah Minggu 25 Oktober 2009
Een paar weken geleden was ik geschrokken, maar ook ontroerd toen ik bij Tante Tina Saragih een foto zag met deze tekst als onderschrift. Deze foto trok mijn aandacht omdat het een foto van Andrew Manullang was. We weten misschien nog wel het verhaal over Andrew Manullang, de oudste zoon van Pinta Manullang-Panggabean en Sabar Manullang.
Khotbah Minggu Advent ke-3
Saya baru saja kembali ke Indonesia untuk pernikahan adik saya. Beberapa bulan sebelum pernikahan ini berlangsung, nenek saya satu-satunya yang masih hidup, terkena stroke. Kami semua berdoa untuk kesehatannya karena adek saya adalah cucu kesayangan nenek dan dia benar-benar ingin nenek saya datang ke acara pernikahannya. Puji Tuhan nenek saya kemaren saya jumpai dalam keadaan baik dan acara berlangsung dengan baik.
De Nederlandse vertaling van de preek van ds. Binsar J. Pakpahan




Do you pray? What is prayer for you? Who do you pray to?
Khotbah Minggu 29 November 2009
Usually we are hoping for something good. We hope for new work when we are jobless. We hope to be well when we are sick. We hope to have more money when we are broke. We hope to have someone dear when we are single. We hope to get someone new when we are together with someone. Basically we usually hope for something better in the future than our current condition.
Which way do you see the dancer turn? Do you see the dancer turning clockwise or anti-clockwise?
Saya sedang mengikuti perkembangan kasus KPK melawan Polri, dan ini adalah salah satu bagian penting dalam perjalanan kasus ini. Berikut salinan rekomendasi Tim Delapan yang diambil dari laporan 31 halaman mereka:
Well, I have this theory. When you’re 28: its fun time. You are enjoying life, doing as much as possible. When you’re 29: its worry time because you are counting the days before hitting the 3 digit. You start counting the things you have and you have not achieved. When you’re 30: just be wild, you’ve got nothing to loose because it’s already 30, better make the best of it.
Based on my own theory, I had a lot going on in my mind before my 29th birthday last week. I was thinking about my own milestones in life, and found that I should be forever grateful for all the blessings I’ve received. I cannot ask for more. Thus, my own theory doesn’t apply me. Being 29 is not that scary after all.
I didn’t plan for any celebration this year, because of my theory and a promise I made to myself that I will not throw any birthday party after last year’s. It turns out that I had a whole week of celebration. It started off with a surprise party by Tante Tina Saragih and Om Lutzen Haisma. They had the whole elder board of Perki Buitenveldert prepared for the celebration. I was not aware that so many people would showed up. I thought it was only a dinner event with some people, but it was really a real party with a mini ‘worship’ and ‘music’ for the service.
Then the next day I had a birthday lunch at my place; and a dinner with 5 wonderful women: Marcella, Angie, Maura, Bianca, and Meli
We had dinner at Cafe 1890 near my place; went to Maura’s place afterward – where I got cake and a wonderful shirt from them. Oh, and we had a curhat session as well
Tuesday, one day after the birthday, I had presents from wonderful family of Unique Theory while rehearsing at my place. We had dinner and made a song too for Padang earthquake victim. Wonderful!
Ada dua jenis tiket kereta yang bisa dibeli untuk dipakai keliling Eropa: Eurorail (
I always thought that Batak’s family tree is the complete and best family tree ever. You can trace back your descendants until 19 generations above. You can meet someone with the same family name anywhere in this world and trace back your family line, and you will find out in which descendant you were separated. But I was wrong. Confucius, the famous Chinese philosopher turns out to have 2 million descendants who can be validated by a certificate. This means there are 2 million people aware of their connection with Confucius who was born in 551 B.C., in or near the city of Qufu (??), in the Chinese State of Lu (?) (now part of Shandong Province).
BBC News
Confucius’ blood is flowing in our body
Kong Dejun
There’s something about the division of airport terminal that always fascinates me. There are a lot of emotions going on there. There are happiness and sadness, excitement and disappointment, laughter and tears, all in one place: the airport. I went to Schiphol Airport for 3 days in a row last week. I went there to say goodbye to my friends who are leaving the Netherlands after their studying time here, and to accompany a family that is going back to Indonesia after their vacation. These experiences strengthen my previous theory about the airport’s two terminals.
You will arrive somewhere and maybe someone else will welcome you at The Happy Terminal. Here you will meet your other loved ones, where you are coming back to your previous life; or going to start a new life. Here people exchange hugs and laughter. For the people who are coming to pick up their loved ones, this place creates good energy. The arrival terminal is a happy place where you always get positive energy from people’s faces who are anxious to see their loved ones. This is a place where you will see the face of someone walking towards you. Some would even prepare banner to welcome their loved ones. This is the place where you want to be.
Euro Health Consumer Index has named The Netherlands as having the best healthcare system in Europe for the second year, as
Buatlah dirimu dan kondisi di sekitarmu menjadi tempat yang aman dan nyaman buat perempuan idamanmu. Meskipun banyak perempuan mandiri yang terlihat kuat, namun kebanyakan tetap ingin diperlakukan ‘like a lady’. Mereka tetap ingin merasa aman dan dilindungi. Kamu harus bisa menciptakan suasana ini bagi mereka.
Ciri Utama: demam mendadak (38C atau lebih) dan tiba-tiba batuk
1. Gejala lain meliputi: Kelelahan dan menggigil
2. Sakit kepala, tenggorokan kering, ingus dan bersin
3. Sakit perut, hilang selera makan, mencret
4. Sakit otot, dada, dan persendian
Source: NHS
Berlin adalah kota tujuan pertama dalam Euro Trip ini. Mudah kota ini dijangkau dan posisi geografis menjadi alasan utama pemilihan Berlin sebagai titik berangkat. Kami tiba di stasiun kereta api Berlin Hauftbanhof, sebuah stasiun kereta terbesar di Eropa yang baru diresmikan tahun 2006 dalam rangka menyambut Piala Dunia.
Berlin termasuk kota muda jika dibandingkan dengan kota Eropa yang lain. Dua kota kecil Cölln dan Berlin bergabungpada tahun 1307, dan Friedrich II menetapkan bahwa kota ini menjadi kediamannya pada 1451. Berlin mulai berkembang menjadi ibukota dan kota kediaman setelah Friedrich III menetapkan dirinya sebagai Raja Friedrich I di Prussia pada 1701; ini juga mengawali pembangunan gedung-gedung bersejarah yang dimiliki Berlin.
Populasi Berlim mencapai lebih dari 1 juta orang. Kaum Nasional Sosialis di bawah pimpinan Hitler mengubah wajah Berlin sejak 1933. Sejak saat itu orang Yahudi, homoseksual, kaum oposisi mulai ditindas dan dimasukkan ke dalam kamp konsentrasi.
Lebih dari 11-17 juta orang mati di bawah rezim Nazi pimpinan Hitler. Hal ini bisa kita lihat di Museum Yahudi yang memberi gambaran cukup jelas mengenai sejarah orang Yahudi di Jerman.
Barat kemudian menjadi negara demokrasi dan Jerman Timur menganut paham komunis. Sebuah bagian di mana tembok Berlin dulu berada mencatat bermacam usaha orang-orang yang lari dari Jerman Timur ke Barat, ada yang berhasil dan ada yang tidak. Tembok berlin runtuh pada 9 November 1989 dan Jerman menjadi Republik Jerman sekarang. 

Secara umum, hidup di Berlin tidaklah semahal di Amsterdam. Ini juga menjadi daya tarik banyak turis yang datang ke sana.
Dari sini juga anda bisa berjalan kaki ke Brandenburg Gate, gerbang yang berdiri sejak 1791. Di sekitar situ juga terdapat Rathaus Schoneberg, tempat di mana Presiden Kennedy mengucapkan, “Ich bin ein Berliner”. Gerbang ini juga muncul di koin 10, 210 dan 50 euro sen terbitan Jerman.
Postdamer Platz juga adalah tempat yang wajib dikunjugi orang-orang yang ingin menikmati suasana malam Berlin. Anda juga harus melihat Unter den Linden di mana anda akan menemui banyak gedung klasik sepanjang jalannya. Kurfurstendamm (Kudam) adalah jalan shopping utama untuk mereka yang ingin melihat toko-toko bermerk. Kemudian anda ju

Suasananya terasa seperti “just like another typical big city”. Berlin menjadi istimewa karena sejarah mereka di perang dunia ke 2. Orang-orangnya cukup ramah dan saya pernah dibantu oleh seorang polisi yang menunjukkan jalan dengan bahasa inggris yang terpatah-patah. Not bad considering Germans in general don’t really speak English. Thus, Berlin adalah tempat untuk wisata kuliner, belanja, dan belajar sejarah perang dunia ke 2.
Taktik 8: Kenali Dia Lebih Baik Lagi
Dear all,
Yesterday, I was checking my BBC news feed and stumbled upon a news tittled
Today is a really exceptional day. I served my first communion at Caux local protestant church here in Switzerland. It was a wonderful, exceptional, and inspirational experience because that was my first serving the communion ever.
Then last night the request was modified, they asked me if I could help serving the Communion. I was delightfully surprised and doubtful at the same time. I felt that I was not ready. Why? Let me share a bit about my doubts.
As soon as I entered the church, I was asked to help with giving the wine. I was hesitant because I was wearing a button-up shirt, jeans, and red sneakers - which happen to be my best formal clothing during this trip. But Bill, the American pastor, convinced me and I agreed. I prayed about it during the service and was trembled with joy. My first communion, for a small congregation in a small town in Caux. There were about 20 people attending the service lead by local pastor in French. The communion was celebrated in English and French by three ministers (The pastor from Ghana only participate). What a wonderful experience.
Kedua jenis tiket menawarkan beberapa pilihan yang dibagi berdasarkan hari perjalanan atau negara tujuan.Interrail menawarkan harga sebagai berikut:

I am now on the move. I’ve been wanting to do my Eurotrip since 5 years ago and now is the time that I have the time and money to do it. It would be an exciting journey and hopefully a meaningful one. I’m planning to do a whole month of travelling around Europe. The trip would be something like this:
bagi para kaum bangsawan. Kehidupan yang setia semakin sulit dirasakan sekarang karena berubahnya paham perkawinan sebagai sebuah lembaga yang suci menjadi hanya sebuah kontrak saja. Bagaimana kita seharusnya menyikapi hal ini? Bagaimana kita bisa memahami perceraian dari perspektif Kristen? Kita akan lihat bagaimana kekristenan memandang perceraian dengan melihat data statistik dan juga apa kata teks Alkitab mengenai hal ini.
Saudara-saudara yang terkasih di dalam Kristus.
Liturgi HKBP berasal dari Kerajaan Prosia, Jerman. Pada waktu itu (abad ke-18) terdapat bermacam-macam denominasi Gereja di Jerman, tetapi secara umum hanya ada dua aliran Gereja yang ada, yakni Lutheran dan Calvinis. Keyakinan Kaisar yang memerintah Jerman waktu itu adalah apabila agama bersatu (dan hanya satu), maka negara akan menjadi kuat, dan apabila negara kuat, berarti kekuasaan Kaisar juga kuat. Karena itu negara berkepentingan untuk menyatukan berbagai denominasi yang ada di Jerman pada waktu itu, dan salah satu caranya adalah menyatukan tata ibadah yang ada agar menjadi sama di seluruh Jerman. Proses penyatuan ini juga memakan waktu bertahun-tahun dan akhirnya diputuskan untuk menggunakan tata ibadah yang adalah gabungan dari tradisi Lutheran dan Calvinis.
I am still choosing between Sony Ericsson Xperia (X1); HTC Touch
I consider myself to be a smart buyer because I did my homework before I buy something, especially something that I will use for a long time. I have been researching the available smart phones, and I narrowed the options to those three. They are the best phones available at the moment, and at least until 2 years in the future. I will use the phones for everyday work, internet, messenger, agenda, and many more; thus a good phone really comes handy. I’m sorry that I didn’t think that Iphone 3Gs is an option because my friends who are using it dont recommend it to me.
Ericsson GF768. Used it in the year 1999. I don’t know what happened to it. Provider: simpati. This was my first phone ever. The rate that time was literally killing me. I was happy with my first phone.
The most popular phone at that time because of its price and durability. This is the first cover-changeable phone from Nokia. I dropped this phone several times, only had to change the lcd once. Used it in the year 1999-2001. It somehow died. Provider: Mentari.
Ericsson T10. Again, another popular phone in the year 2001. Size was smaller than my previous phone. I don’t know what happened to it. Provider: Mentari.
I used it in the year 2001-2002. I really liked this phone because it didnt have any antenne and I can compose my own ring tone. I was really good at composing and managed to make some compositions. It was missing in a car crash accident. Provider: Mentari.
I used it as a replacement of the missing one in the year 2002-2003. This was an upgrade phone from the 3310 because you can also drwa a picture with this phone. I sold this phone to buy a new one. Provider: Mentari.
Yeah, my first 256-colour screen phone. It has tri gsm band, wap service, and an attached camera. I bought it also because it has a large phone book. My favorite game in the phone was mini golf. I used it between 2003-2004. I gave it to someone. Provider: Mentari & Simpati.
7. Sony ericsson T610i. I bought this phone in the Netherlands in 2004 and I used it until 2006. This was phone of the year in 2004, and I was really happy when I bought it. It has everything, built in camera, gprs, wap, large phone book, schedule, infrared, bluetooth, voice dial, etc. I lost the phone while I was hunting for dragon ball comics at pasar senen :P. It was pickpocketed. Provider: Orange, Simpati.
Because I lost my phone, so I bought this one in 2006 as a cheap replacement for my beloved T610, still have it until now. Nothing special about this phone, except that it has radio player. Provider: Simpati, Telfort.
In the booming era of cdma phones in Jakarta, I decided to buy a refurbished cdma nokia in 2006, injected with esia provider. This was a really It was really cheap and I left it in Jakarta. I got headache everytime I talk for a long time on the phone, and the battery was really weak.
I bought it first time I came back again in the Netherlands in 2007. Somehow I thought I lost it, only to found out that it fell under my bed. I gave it to my sister. Provider: Telfort.
contract.I’m really happy with this phone. It is an amazing phone, has everything and was really handy in times of trouble.
I bought the cheapest pre paid phone because I needed a Hi number in 2008. I didnt use it and send it back home.
Bijbel Studie

Empat tahun kemudian album Thriller menjadi all time best album dengan penjualan 59 juta kopi di seluruh dunia. sebuah campuran dari disko, R&B, dan funk mencatatkan 7 dari 9 hit singles. MJ juga menciptakan aturan baru dalam dunia MTV dengan video klip Thriller yang disutradarai oleh John Landis dengan anggaran yang luar biasa pada masa itu. Dia menciptakan script video klip yang kemudian memberi inspirasi untuk semua artis lain. Album ini memperoleh 8 Grammy dari 12 nominasi.
Album terakhirnya Invincible di tahun 2001 tidak lagi dianggap menjual karena MJ lebih dikenal melalui karakter eksentriknya daripada musisi profesional.

Memilih pasangan hidup adalah sebuah hal yang mudah dan juga sulit bagi beberapa orang. Mungkin hal ini tidak begitu sulit ketika kita ketemu dengan ‘the one’. Selalu ada perasaan tertentu ketika kita merasa telah bertemu dengan pasangan yang tepat untuk kita. Tetapi intinya adalah kita harus bisa mencari pasangan yang baik, cocok, bisa saling membangun, singkatnya sepadan.Alkitab mencatat dua ayat referensi mengenai memilih pasangan yang sepadan. Yang pertama adalah “TUHAN Allah berfirman: “Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia.” (Kejadian 2 : 18). Sepadan itu bisa banyak artinya. Ada yang mengartikan sepadan sebagai seimbang atau sama. Ada juga yang mengartikan sepadan itu harus sama rata, sejajar, dan selevel. Saya merasa tidak nyaman dengan pemaknaan sepadan sebagai sejajar atau selevel. Saya akan menjelaskan keberatan saya lebih lanjut. Tapi kemudian saya merasa penasaran dengan kata ini dan mencari kata aslinya dalam bahasa Ibrani. Kata ini diterjemahkan dari neged yang artinya: in front of, in sight of, opposite to, dan terjemahan bahasa Inggris dalam NIV mengartikannya sebagai suitable (meet dalam KJV). Sepadan menurut saya harusnya diartikan menjadi cocok, tepat, pas (Bahasa Indonesia sehari-hari menggunakan kata ‘cocok’).
There’s a new CD by Sing4Joy, the choir of Crossroads International Church in Amsterdam. The album consists of 10 songs, among which alive forever amen, love of my life, and a new song by Janike van Dijk (worship leader and producer of the CD) Our Praises You Deserve - which becomes the tittle of the album.


_
Beberapa laki-laki tidak benar-benar tahu apa yang dia inginkan. Hal ini dapat menjadi nilai minus kita di mata kebanyakan perempuan. Hal yang paling tepat untuk dilakukan adalah menunjukkan kepada mereka bahwa kita adalah orang yang tegas dan tahu apa yang kita mau. Tetapi kamu juga harus bisa menghindari sikap yang otoriter sehingga mereka merasa tertekan dan tidak dihargai pendapatnya. Salah satu contoh sikap plin-plan adalah ketika kita tidak tahu apa rencana kita untuk kencan berikutnya, atau bahkan tidak tahu apa yang akan kita lakukan di masa 10 tahun yang akan datang. Mungkin kita memang tidak tahu akan pergi ke mana, atau belum pasti mengenai masa depan sendiri, tetapi anda bisa mengatakan, “Malam ini kamu bisa pilih mau nonton/makan, kamu yang pilih nonton/makan apa.” Atau berikan mereka pilihan, “Menurut aku kita bisa nonton film Startrek atau He’s Just not Into You.” Kamu juga bisa bilang, “Aku bayangkan diriku 10 tahun lagi memiliki sebuah pekerjaan yang aku sukai.” Atau, “Aku selalu ingin melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dunia, aku masih harus memikirkan bagaimana melakukannya.” Dengan menjawab seperti ini anda memberikan kesan bahwa anda tahu apa yang anda inginkan, sambil juga memberi kebebasan baginya untuk memilih.
The movie tells a story about Remy, the rat that dreams of becoming a chef. He then established a friendship with Linguini, a garbage boy at Gusteau’s restaurant, which used to be the best restaurant in Paris. Remy was able to cook by controlling the movement of Linguini by pulling his hair. Shortly, Linguini, who turned out to be the late Chef Guestau’s son and rightful owner of the restaurant, became famous because of his cooking and that attracts critics to try his cooking. Anton Ego, a famous critic, ordered a special meal as a challenge. Then Remy cooked Ratatouille for Ego, which turned out to be the best food he’d ever had.
I love the movie because I am a big fan of food and movies about food. So I did a little research about Ratatouille - the food and not the movie. The movie said that it was a peasant dish, and it was true. Wikipedia says that, “The word ratatouille comes from Occitan ratatolha. It is also used in French (touiller, also means to toss food). Ratatouille originated in the area around present day Occitan Provença (French: Provence) & Niça (French: Nice, Occitan: Niça); the Catalan“xamfaina” and the Majorcan “tombet” are versions of the same dish.” It was called a peasant dish because the simple way to prepare it is to saute all the ingridients together: Tomatoes (key ingredient), with garlic, onions, zucchini (courgettes), eggplant (aubergine), bell peppers (poivron), marjoram and basil, or bay leaf and thyme, or a mix of green herbs like herbes de Provence.
But the original Ratatouille was different from the one in the movie. So I did a further research and found out that Thomas Keller, an American chef, invented a contemporary variation of it. He created Confit Byaldi as early as 1976. As food consultant to the Pixar film, Ratatouille, Keller, in a moment of inspiration, showed the right way to prepare it and fanned the vegetables in a high sculptural form with a palette knife.
1/2 onion, finely chopped




1. Pada 11 Juli 1979 sebuah Fokker F28-100 milik Garuda Indonesia menabrak Gunung Pertektekan; 64 orang tewas.
Kisah Para Rasul 10 adalah sebuah cerita yang memiliki tempat penting di dalam kisah perjalanan para Rasul. Pasal 10 dimulai dengan seorang perwira Roma bernama Kornelius. Dia didatangi oleh malaikat Tuhan yang memberitahunya untuk memanggil Petrus. Lalu pada saat dia sedang mengutus anak buahnya untuk menemui Petrus, Roh Tuhan juga datang kepada Petrus dalam bentuk penglihatan.
The reason why I choose this theme in our first Bible Study together is because I found it crucial to exchange our understanding of the Bible. Our future meetings will be on the Text itself and therefore to see it as a whole is an important first step.
Well, summer has come. It has been a wonderful journey, and still another year to go! I have been super busy with study, considering that I almost spent a whole year without producing anything from April 2008 until December 2008. Now, I am back on track and hopeful for the completion of my PhD thesis by summer next year. Hopefully I can finish my work in 3 years time.
I’ve always been and maybe will always be a fast food fan. I like them because of several reasons.
Just now, 

I have been living in Uilenstede, Amstelveen (just at the border of Amsterdam) for almost 3 years in total now. One thing that I’ve learned for sure, you cannot rely on the tram schedule. Trams are mostly late, and if you missed one, the next one will only come in 10-15 minutes. They rarely meet their own schedule as mentioned at tram stops. There could be a breakdown somewhere along the tramline, and there will be no notification about it, and we are left to ponder if the tram will ever show up or not.


Partai Buruh
Ketua Umum Dr. Muchtar Pakpahan
Sekretaris Jenderal H. Sonny Pudjisasono, SH. MM
Asas Pancasila dan UUD 1945
Alamat Jl. Tanah Tinggi II No. 44 B Jakarta Pusat 10540, Indonesia
Telepon / Fax 021-42802561 / 021-42802576
Website
I think that this worth mentioning, that a British comedian Ricky Gervais, unveiled his own Top 10 list of stupid things Americans say to Brits on the Late Show with David Letterman on November 3rd.
Finally, some decision on the mud volcano issue! A majority of top geologists voted that the cause of mud volcano in Sidoarjo, East Java, Indonesia was caused by the Lapindo Brantas drilling for gas and oil. The decision was taken among 74 geologists in Cape Town, South Africa at a conference of the American Association of Petroleum Geologists, which ran from October 26-29. The topic of debate Lusi, the name of Indonesian mud volcano which erupted in May 2006, has triggered a social and environmental disaster. The volcano has swamped 12 villages and displaced around 30,000 people and continues to spew boiling mud at a rate sufficient to fill 53 Olympic swimming pools each day.
This song was written by Paul Gilbert, guitarist of Mr Big - who I think is truly one of the guitar maestros out there. The song catches my attention when I was looking for Marco Minnemman drumming videos on Youtube, and apparently he was collaborating with Paul in the Space Ship Live DVD, where they recorded their live performance with a space suit on them. This song is light, full, and mostly I like the chord progression during the chorus, which shows the typical characteristic of a Japanese cartoon song.
On October 12th 1980, 10 am, a boy was born at Pringadi Hospital, Medan. Twenty eight years later, on the same day of his birth, which is Sunday, he is already a man. He feels that he has been blessed in so many ways through life experiences, friends, families, good and bad times. All those learning has made him a grown up. At least, he feels as one.



