Sejatinya, Togap adalah penikmat setia kebaktian minggu pagi berbahasa
Indonesia. Sayang, karena harus ikut gotong royong se-RT yang usai
hampir jam sepuluhan, terpaksalah Togap mengikuti kebaktian siang
berbahasa Batak. Ia pun mandi seadanya, pakai baju sekenanya, dan...,
berlari ke gereja. Sayup-sayup terdengar lonceng gereja sudah dibunyikan.
Berusaha mengatur nafas yang masih ngos-ngosan,