-
(catatan: bagi rekan-rekan yang tidak kesulitan menggunakan bahasa Batak, mungkin tulisan ini agak kurang nyambung. Bagi yang senasib denganku, beta, rap marsiajar ma hita. Masiamin-aminan, masitukkol-tukkolan. Tapi kalau lagi ‘tukkolan’ atawa marsahit ipon, mau berbahasa apapun susah. Dang i ninna hamu? )
*************
Menyesal tidak harus terlambat. Sungguh aku menyesal sedari dulu tidak
-
Riwayat aku berdendang dimulai ketika di usia masih sangat belia, di sekolah dasar, aku kerap diusung oleh guru untuk bernyanyi, baik di acara natal sekolahan, maupun sebagai undangan, pengisi acara di natal gereja tetangga. Aku memang mengecap pendidikan taman kanak-kanak dan sekolah dasar di yayasan yang dikelola HKBP, sehingga tak heran jika perayaan natal sekolahku selalu dilakukan dengan
-
Dari mana datangnya lintah ?
Entahlah.
Sudah sejak lama merubung,
menetek ke sebentang tubuh kita.
Pendekar – pendekar itu berujar,
akan direndamlah durjana penghisap,
ke dalam cecair tembakau…
agar meliuk patah – patah,
kelojot.
Namun, ujar mereka lagi,
lintahnya khan sudah tua,
nazak …,
bangkot.
Tak usahlah direndam lagi.
…………………..
Dari mana pula datangnya cinta…
Ah, kau ini.
jika