-
( dari 'palak..'nya pak Mula Harahap)
Mungkin karena sudah tak tarbendung, sudah palak, terlontar jugalah kata-kata berapi-api (memang sangat membakar) dari mulut seorang Sudin yang sintua itu. “Ah, dang hasea songon hamu pandita. Sai nitogihon, alai na godangan alasan muna. Hape molo halahan manogihon mangan, pintor hatop-hatop do hamu mangoloi. Marsogot, dao ma dia-dia, molo mate do si Sobur
-
Ditha, putriku, berusia dua tahun delapan bulan. Natal kemarin, berkat
kegigihan ibunya mengantarkan ke gereja tiap hari minggu, sehingga
Ditha terdaftar sebagai anak sekolah minggu, maka ikut pulalah Ditha
bernatal dan berliturgi, juga mambacakan sajak. Wah, bangga sekali aku
waktu itu, apalagi ibunya.
Tingkah lakunya yang perajuk dan 'parhata sada' terkadang sering juga
mengganggu batas
-
Beberapa waktu lalu, Togap menyalin pengumuman penerimaan bibelvrouw
dari situs HKBP, mencetak dan dibagi-bagikan ke tetangga dan handai
taulannya. Saat ini ia sedang di rumah tulangnya, Tulang Reni,
mendengar ibunya bercakap cakap dengan ibu Reni, nantulangnya. Di
rumah itu, kebetulan hadir juga Nai Parlin, tetangga nantulang Reni.
Andaikan topik pembicaraan mereka tidak menggelitik, Togap