Ditha, putriku, berusia dua tahun delapan bulan. Natal kemarin, berkat
kegigihan ibunya mengantarkan ke gereja tiap hari minggu, sehingga
Ditha terdaftar sebagai anak sekolah minggu, maka ikut pulalah Ditha
bernatal dan berliturgi, juga mambacakan sajak. Wah, bangga sekali aku
waktu itu, apalagi ibunya.
Tingkah lakunya yang perajuk dan 'parhata sada' terkadang sering juga
mengganggu batas