Sudah dua hari dua malam pendeta Hisab hinggap di langgatan. Belum kunjung reda pembatas maya. Tak tertahankan lagi, ingin ia membuang hajat, sendawa di bawah. Tak tertahankan baunya. Sintua Dapot yang setia menunggu di bawah hampir muntah, beriak bergelombang perutnya. Agaiamang bau nai, rutuknya dalam hati. Titit, titit, berbunyi hempon Sintua Dapot. SMS masuk. Dibacanya, ba sian pandita i do